Tampilkan postingan dengan label BEDAH QURAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BEDAH QURAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Maret 2012

GANJARAN BAGI PENDUSTA AL-QURAN

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH MAHA PENYAYANG

Assalamu'alaikum wr.wb

"Orang yang membaca Al Quran, lagi pula ia mahir, kelak mendapat tempat dalam syurga bersama-sama dengan rasul-rasul yang mulia lagi baik; dan orang yang membaca Al Quran, tetapi tidak mahir, membacanya tertegun-tegun dan tampak agak berat lidahnya (belum lancar) ia akan mendapat dua pahala." (HR. Bukhari & MUslim) === Aamiin Ya Allah.....

Ketahuilah, jika Hadits diatas hanya berbicara sisi positif atau ganjaran dari para Pecinta Al Qur'an, maka Al Qur'an sendiri berbicara tentang sisi negatifnya dari para Pendustanya...
=================
PERTAMA !!!
--------------
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Qur’an), maka ALLAH TIDAK AKAN MEMBERI PETUNJUK KEPADA MEREKA DAN BAGI MEREKA AZAB YANG PEDIH.
(An Nahl : 104)
--------------
Jadi, apakah ini bukan sebuah ancaman bagi kita semua?
Lalu yang KEDUA !!!
--------------
Barang siapa berpaling dari Al Qur’an, MAKA SESUNGGUHNYA IA AKAN MEMIKUL DOSA YANG BESAR DI HARI KIAMAT. Mereka kekal didalam keadaan itu, dan amat buruklah dosa itu sebagai beban bagi mereka di hari kiamat.
(Thaha : 100-101)
--------------
Lalu yang KETIGA !!!
-------------
Dan barang siapa berpaling dari peringatanKu (Al Qur’an), maka sesungguhnya BAGINYA PENGHIDUPAN YANG SEMPIT, dan Kami akan menghimpunnya pada hari kiamat DALAM KEADAAN BUTA.
Berkatalah manusia itu : Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpun aku dalam keadaan buta ?, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat.
Allah berfirman : DEMIKIANLAH, KARENA SETELAH DATANG KEPADAMU AYAT-AYAT KAMI, LALU KAMU MELUPAKANNYA, DAN BEGITU PULA KAMU PADA HARI INI DILUPAKAN.
(Thaha : 124-126)
------------
Mengapa harus buta? itu menandakan bahwa Allah akan menjerumuskan mereka ke liang neraka tanpa bisa berlari kelain arah.
Lalu yang KEEMPAT !!!
------------
Dan barang siapa berpaling dari peringatan Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur’an), maka Kami ADAKAN BAGINYA SYAITAN (YANG MENYESATKAN), MAKA SYAITAN ITULAH YANG MENJADI TEMAN YANG SELALU MENYERTAINYA.
(Az Zukhruf : 36)
-------------
Bayangkan ! Kita dikasih "BONUS" berupa syaitan? apa ga rempong tuh ?
Lalu yang KELIMA !!!
------------
Yang menyertai manusia (syaitan) berkata : Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya, akan tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh.
Allah berfirman : Janganlah kamu bertengkar dihadapanKu, padahal sesungguhnya Aku dahulu telah memberikan ancaman kepadamu.
(Qof : 27-28)
-------------
Nah Loh...... nanti kita saling tunjuk-tunjukan dengan syaitan....
Dan inilah yang terakhirnya .....
------------
Dan (ingatlah) ketika di hari orang-orang zalim menggigit kedua tangannya, seraya berkata : Aduhai sekiranya aku dahulu mengambil jalan bersama-sama Rasul.
Kecelakaan besarlah bagiku, sekiranya aku tidak menjadikan si fulan itu sebagai teman akrabku.
Sesungguhnya syaitan telah meyesatkan aku dari Al Qur’an sesudah Al Qur’an itu datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.
Berkatalah Rasul : YA TUHANKU, SESUNGGUHNYA KAUMKU TELAH MENJADIKAN AL QUR’AN INI SUATU YANG TIDAK DIPERHATIKAN.
(Al Furqon : 25-28)

berdoa :
Ya Allah, jika kelak Muhammad SAW telah Engkau jadikan SAKSI atas kami ini..... maka jadikanlah hamba ini dikenal olehnya.....
Hamba takut sekali akan saat-saat seperti itu, ataukah lebih baik kiranya diriku ini Engkau jadikan sebagai tanah saja.... seperti permintaan pada saat itu... 

Wassalamu'alaikum wr.wb

Rabu, 22 Februari 2012

SATU LAGI SURAH AL-QURAN TENTANG KETAUHIDAN


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang.

Ali Imran:61. Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): "Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.


Ali Imran:64. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".


Perhatikanlah ! Apakah ada manusia selain Muhammad, yang dengan berani mengumandangkan kalimat ini dengan mulutnya sendiri. Padahal hal itu tidaklah mendatangkan keuntungan baginya dan saat itu dia sendiri !. Jika saja Muhammad tidak mempunyai Tuhan yang Besar untuk melindunginya, maka umurnya tidak akan lebih dari 1 jam sejak dia pertama kali mengumandangkan kalimat itu.
Sekarang, telah berlalu 1500 tahun sepeninggalannya. Ayat ini masih bisa dibuktikan, jika ada orang diantara kamu yang sudah "bosan" sehat, mari kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat terjadi pada orang-orang yang berdusta!!!

Q.S An Nisa : 56

Assalamu alaikum, pagi ini Rabu 22.02.2012
Saya tertarik sekali dengan pertanyaan yang di ajukan oleh Saudara "sebelah", yang berbunyi :

AN NISAA 56 sekejam itukah pencipta kepada ciptaanNYA hanya karena salah memilih?

akan menjawab dimana letak duduk permasalah Q.S. An Nisa':56....

Om Samuel, saya akan mengulangi redaksi artinya :

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (4: 56)
====================================
Allah tidak punya rasa kasihan ? .........
Hanya Iblis yang bergembira dengan penyiksaan ? .......
====================================
Perhatikan baik-baik,
Jika Allah tidak punya rasa kasihan, untuk apa kita diberikan otak yang paling sempurna dari otak makhluk lainnya di dunia ini?
Apakah tidak cukup bagi manusia untuk BERFIKIR bahwa penciptaan dirinya adalah sungguh menakjubkan?
Apakah Om Samuel tidak ingat waktu kita sekolah SD dulu? Bagaimana kita cape2 6 tahun belajar, tapi setelah melewati EBTANAS ternyata kita TIDAK DILULUSKAN ?
====================================
Apakah BERARTI GURU ANDA JUGA KEJAM ? hanya karena tidak meluluskan beberapa muridnya ?
====================================
Malahan, sejak pertama kali tali pusar kita dipotong mulai lah bekerja tanda-tanda kebesaran ALLAH pada diri manusia. Dimana ? yaitu disaat terputusnya tali pusar kita dengan plasenta itu, mulailah paru-paru kita dibuat oleh Sang Pencipta menjalankan tugasnya yaitu menarik Oksigen bagi tubuh kita. Kemudian berangsur2 kita diberikan nikmat pendengaran dan penglihatan, lalu perasaan dan SIFAT BERFIKIR.
Oh ..... Suryadi sedang merangkai syair ? Saya katakan TIDAK !, karena ini dari ALLAH, perhatikan ini :

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
(An Nahl : 78)

Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.
(Al Mu'minun : 78)

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.
(As Sajdah : 9)

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.
(Qof : 37)
====================================
Jadi Suryadi .... dimana letak konsekuensinya tentang ayat2 diatas ?
ALLAH yang akan menjawabnya lagi, perhatikan ini :

• dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),
• maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya,
• sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu,
• dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya
(Asy Syams : 7-10)
====================================
Maka setelah SEGALA KESEMPURNAAN itu dimiliki oleh MANUSIA, kemudian ALLAH pun tidak lupa memerikan GARIS MERAHNYA, Perhatikan ini :

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya
(Al Isra : 36)

Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit jua pun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya.
(Al Ahqaaf : 26)

Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.
(Fushilat : 20)
===================================
===================================
Kemudian jika kita sudah tahu bahwa :
"Hanya Iblis yang bergembira dengan penyiksaan", lalu mengapa juga kita mau di injak-injak dibawah kegembiraannya Iblis ?
Tidakkah cukup pelajaran bahwa YESUS PUN BISA DIBAWA JALAN2 KE ATAS BUBUNGAN BAIT ALLAH DAN NAIK KE ATAS GUNUNG?
Tapi kemudian Iblis-lah yang kalah ?

maka menjawabnya:
"Benarkah allah yang mengilhamkan jalan kefasikan?"
================================
Jalan Kefasikan dalam ayat :

• dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),
• maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya,
• sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu,
• dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya
(Asy Syams : 7-10)

.... adalah bukti dari KESEMPURNAAN dalam PENCIPTAAN, dimana letak kesempurnaan jika kita melihat ada pesawat yang hanya mempunyai SATU SAYAP ?
Jadi letak segala KESEMPURNAAN ITU adalah SEPASANG :
• laki - perempuan
• baik - jahat
• siang - malam
• sorga - neraka
dll .....

Nah, jika kita bertanya lagi : Benarkah allah yang mengilhamkan jalan kefasikan?.....

Perhatikan Bible Anda : Bagaimana KEFASIKAN adalah sumber dari sebab terkutuknya dua Insan PERTAMA, untuk PERTAMA KALINYA?
Bagaimana mereka berdua telah mendurhakai perintah untuk tidak memakan buah terlarang itu?

Kemudian Saudara itu bertanya lagi tentang "Takdir"?...
Maka saya jawab ....
Anda bertanya tentang : "Anda percaya takdir"?
=============================
Sangat PERCAYA, karena kalau tidak ada takdir, berarti KITA TIDAK AKAN MENGALAMI MATI.

Jadi Takdir dalama kategori Islam, adalah sesuatu hal yang ghaib. Tapi bukan berarti semua harus menyerah pada takdir. Memang agak sedikit banyak perbedaan bagaimana "SEMUA" orang menyikapi masalah takdir ini.

Saya akan berikan contoh nyata : Bagaimana takdir "bekerja" ?
Semua pernah lihat berita ? ketika sebuah pesawat jatuh ? tapi tidak semuanya menjadi korban jiwa bukan ?
Nah disitu letak takdir ALLAH yang berlaku atas kehendaknya.

Ohh...... saya tahu, Apakah Om Samuel bermaksud menanyakan tentang takdir kefasikan ? Begitu ?
Tidak ada jawaban untuk sebuah takdir kefasikan, karena Allah sudah MENYEMPURNAKAN SEGALA bentuk penciptaannya.

Bayangkan, semut kecil saja masih mampun untuk menggigit sang penginjaknya, agar tahu bahwa takdirnya bahwa di injak itu menyakitkan ...

Sobat bertanya lagi : "Kesempurnaan adalah berpasangan.. Allah sempurna juga kah?"
===================================
Sebuah pertanyaan yang hebat !
Perhatikan sobatku meminta bukti Bahwa kalau Allah itu sempurna, haruskan juga DIA mempunyai PASANGAN ?
===================================
Sobatku, perhatikan kata-kata saya ini :

KESEMPURNAAN BERPASANGAN adalah pada bentukdari PENCIPTAAN, BUKAN PADA SIFAT SANG PENCIPTANYA .......

dan Dia terus bertanya :

Adam adalah ciptaan sempurna,.apakah dia di ciptakan dengan sisi buruk juga? Apakah allah mengilhamkan kedurhakaan padanya? Ingat kata berpasangan yang saya maksud adalah sifat bukan fisik.
====================================
Baik, saya akan menjawab pertanyaan ini :
Benar, tapi di Bible mu di Kejadian tidak pernah diterangkan bahwa penciptaan Adam adalah beserta sisi buruknya .... Tapi, perhatikan tingkah laku keturunannya ......

Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
(Kejadian 6: 5-6)

Perhatikan Jika anak2 Adam bisa begitu, apakah ini tidak menunjukkan bahwa sang Bapak juga bisa begitu?

dan Dia bertanya lagi :
" TUHAN TIDAK PERNAH MENGILHAMKAN KEFASIKAN,KARENA TUHAN ADALAH KUDUS,JADI TIDAK ADA SESUATU YANG BURUK KELUAR DARI DIRINYA,LALU DARI MANA KEFASIKAN?DARI IBLIS,ATAS IJIN DAN OTORITAS TUHAN KEFASIKAN ITU BEKERJA.

Kefasikan adalah mengetahui kebenaran tapi tak mau menjalankan. ALLAHKAH YANG MENGILHAMKANNYA??SAYA JAWAB TIDAK.. IBLIS LAH YANG MENGILHAMKAN INI."
========================================
maka Saya menjawab : TUHAN atau IBLIS ?
Baik, saya akan memberikan anda contoh konkritnya.

Imamat 11:7 .......
Bible saya yang tahun 1985 menulis : Demikian juga BABI ........
Bible saya yang tahun 2005 menulis : Demikian juga BABI HUTAN ...
===========================
Siapa yang memberi ILHAM disini ? ALLAH atau IBLIS ?

Anda Protestan atau Katolik ?

Lihat daftar isi dari kedua jenis BIBLEnya,
Protestan hanya memiliki 66 KITAB, sedangkan
Katolik memiliki 75 KITAB.
============================
Siapa yang memberi ILHAM disini ? ALLAH atau IBLIS ?

Selesai, tidak ada satu titik lagi tertulis darinya (mungkin dia sedang menunggu Roh Kudus datang atau mungkin malah Iblis yang datang kepadanya dengan menyamar sebagai Malaikat yang terang)......

karena : 2 Korintus 11:14, dikatakan ...

Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang

PANDANGAN AL-KITAB DAN AL-QURAN MENGENAI YESUS

BAGAIMAKAH CARA KITA MENERANGKAN AYAT INI ? JIKA MEREKA SELALU MENUNTUT.

(Q.S. 3:55)

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan MENYAMPAIKAN KAMU KEPADA AKHIR AJALMU dan MENGANGKAT KAMU KEPADA-KU serta MEMBERSIHKAN KAMU dari orang-orang yang kafir, dan MENJADIKAN ORANG-ORANG YANG MENGIKUTI KAMU di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu TENTANG HAL-HAL YANG SELALU KAMU BERSELISIH PADANYA"

“Aku akan MENYAMPAIKAN KAMU KEPADA AKHIR AJALMU”

Allah-lah penetap setiap ajal untuk siapapun dan apapun, sebagaimana firmanNya:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.
(Ali Imran : 185)

Dan Yesus pun menyadarinya:
Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku MENINGGALKAN DUNIA pula dan PERGI kepada Bapa
(Yohanes 16:28)
==================
• “MENGANGKAT KAMU KEPADA-KU serta MEMBERSIHKAN KAMU”

Jelas, hanya Allah yang mampu mengangkatnya ketika malam penangkapan itu. Lihat bagaimana Allah ingin menunjukkan Mukjizat terbesarnya:
dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", PADAHAL MEREKA TIDAK MEMBUNUHNYA DAN TIDAK (PULA) MENYALIBNYA, TETAPI (YANG MEREKA BUNUH IALAH) ORANG YANG DISERUPAKAN DENGAN 'Isa bagi mereka.
(Ali Imran : 157)

tidak seperti adegan di Injil, perhatikan:

Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia BERLUTUT DAN BERDOA, kata-Nya:
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
Maka SEORANG MALAIKAT DARI LANGIT menampakkan diri kepada-nya untuk MEMBERI KEKUATAN KEPADA-Nya.
Ia SANGAT KETAKUTAN dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

(Injil MENURUT Lukas 22:41-44)

Lukas tak pernah mengira bahwa ceritanya kini menjadi bahan tertawaan, yang mana Sur? Perhatikanlah !!!!!
Langsung saja! Apakah wajar bagi Tuhan untuk:
1. BERLUTUT DAN BERDOA
2. SEORANG MALAIKAT DARI LANGIT menampakkan diri kepada-nya untuk MEMBERI KEKUATAN KEPADA-Nya.
3. SANGAT KETAKUTAN
===================
• “MENJADIKAN ORANG-ORANG YANG MENGIKUTI KAMU”

Allah tidak pernah salah dalam memilih dan memilah kata. Singkat saja, “Mengikuti”! bukan menyembah. Sampai detik ini Umat Islam diperintahkan juga untuk “Mengikuti” Muhammad, tapi tidak ada Umat Muhammad yang kemudian “Menyembahnya”! Tolong kalau ga ngerti, beli KAMUS ARAB-INDONESIA.
===================
• “lalu Aku (Allah) memutuskan di antaramu TENTANG HAL-HAL YANG SELALU KAMU BERSELISIH PADANYA"

yaitu :
• Allah adalah Tuhan, yang tidak ada Tuhan lain disisinya.
• Yesus adalah Utusan, seperti Muhammad dan lainnya.
• Yesus tidak mati terbunuh atau disalib, tidak seprti keterangan 4 santo anda.
• Yesus tidak pernah mengaku dan tidak mau dirinya disembah layaknya TUHAN.
• Yesus di wafatkan secara TERHORMAT, bukan telanjang di Kayu Salib
• Yesus diberikan mukjizat pertama yaitu bisa berbicara disaat dia masih bayi, sebagai pembelaan bahwa dia BUKANLAH ANAK HARAM, seperti tuduhan kaumnya.
• Yesus dan Ibunya diberikan tempat TERHORMAT karena telah Ikhlas menjalankan segala beban yang diembannya.

Selasa, 21 Februari 2012

HUKUM ARAK DI AL-QURAN

"Mereka" mengatakan bahwa hukum Arak di Al Qur'an adalah "amburadul"
================================================
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang.

2:105. Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar.

2:106. Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?

Lebih baik sekiranya tulisan anda tidak diakhiri dengan kata-kata MiiiiiKKiiiiiir? Karena Muslim adalah PEMIKIR.

Hati-hati, Al Qur'an bukanlah Kitab orang Indonesia yang bisa seenaknya diotak-atik, apalagi oleh orang seperti anda. Jangan bosan dengan tulisan ini:
Di ayat 105, Allah menerangkan bahwa golonganmu itu, tahu bahwa Muhammad adalah benar-benar Nabi yang diutus sebagai Utusan terakhir (Ulangan 18:18 + 34:10), maka dengan segala cara mereka melakukan segala strategi untuk membuat Dakwahnya gagal. Tapi tipu daya mereka sudah diketahui. Anda tak bisa membayangkan bagaimana merahnya muka-muka ahli kitab dan orang-orang musyrik ketika mulut Muhammad membacakan ayat 105 tadi. Kita tidak perlu membangkitkan mereka untuk mengaku betapa hebat keguncangan hati mereka pada saat itu? Kenapa? Mereka berkata: bagaimana si Muhammad tahu bahwa kita datang untuk menghujatnya? tapi sebagian dari mereka mengatakan.... Wajar, Muhammad adalah ahli sihir! Dan sifat itu terus menerus diwariskan hingga detik ini, anda lah BUKTINYA! Coba kalian yang mikir! Tidak ada ayat di Qur'an yang menghina Yesus, tapi anehnya Pengikut Yesus malah menghina Kitab yang telah mengangkat derajatnya.

Di ayat 106, Allah sangat tahu kondisi pada saat itu. Muhammad sedang menghadapi suatu umat yang dikenal lebih rendah dari pada binatang, Jahiliyah! umat yang bodoh! Maka tahap-tahap penerapan hukum harus berkesinambungan. Maka tanyakan kepada kami, apa yang dimaksud dengan makna dari ayat 106 itu, jangan langsung menghujat saja! Apa seperti itu etika dialog?
Contoh pembuktian penerapan hukum dalam Al Qur'an:
Ketika Islam datang di Tanah Arab, kondisi pada saat itu sama saja dengan Eropa, hampir seluruh penduduknya adalah PEMABUK BERAT! Bisa dibayangkan jika wahyu yang turun pertama kali untuk hukum pemabuk bersifat "to the point", maka dakwah Muhammad tidak akan berumur lebih dari 2 jam. Tapi Allah dengan segala rencanaNya mengatur ayat demi ayat supaya para manusia BODOH ini sedikit terbuka. Apa ayat yang pertama turun untuk PEMABUK?

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir,
(Al Baqarah: 219).

Lihat! Pesan pertama yang mengesankan! "Mereka bertanya kepadamu Muhammad tentang khamar dan judi", dan anda bisa baca sendiri begitu rapi susunan kalimatNya. Tapi kemudian Allah tidak mau berlarut-larut membiarkan khamar terus diminum, maka Allah kemudian menurunkan Pesan Kedua :

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan ....
(An Nisa: 43).

Sampai disitu? oh tidak! Allah cukup dua kali memberikan pesan lunak! akhirnya Pesan yang ketiga kalinya berbunyi :

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).
(Al Maidah: 90-91).

APAKAH INI YANG ANDA MAKSUD DENGAN "AMBURADUL"?
=====================================
Nah sekarang coba anda terapkan ayat ini:
(Amsal 31:6-7)
Berikanlah minuman keras itu kepada orang yang akan binasa, dan anggur itu kepada yang susah hati.
Biarlah ia minum dan melupakan kemiskinannya, dan tidak lagi mengingat kesusahannya.

Lihat betapa hebat jika ayat ini diterapkan kepada orang Indonesia yang miskin. Orang miskin di Indonesia tidak perlu susah2 membelinya tapi sudah ada yang mensubsidi anggur itu, tinggal mabuk aja, beres!
Maka Yesus tidak salah ketika ia mengucapkan :
(Injil MENURUT Matius 7:15-20)

"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka

Rabu, 08 Februari 2012

AL-BAQARAH : 106


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?
==========================
Kalimat Nasakh-Mansukh sering sekali diperdebatkan bahkan bersifat memojokkan Al Qur'an. Tapi dengan jelas sekali Allah menulis dalam dua jenis, perhatikan :
1. Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya.
2. Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya.
==========================
Sekarang mari kita jabarkan per point:
1. "Kami jadi (Manusia) Lupa" .... Lupa disini adalah Hal Gaib yang tentunya hanya Allah yang berhak. Karena kita harus meyakini bahwa pada saat turun suatu ayat, yang ternyata ayat itu tidak akan berguna lagi. Maka adalah HAK ALLAH untuk melakukan langkah "pelupaan". Dan kita tidak bisa menuntut "mengapa dilupakan". Karena kembali, masalah itu adalah masalah gaib, dan kita harus meyakini salah satu dari segala peristiwa yang gaib.

2. "Kami datangkan yang lebih baik atau yang sebanding" ...
Saya akan ambil contoh ayatnya, Pertama. Ketika orang-orang mekah baru saja memeluk Islam, ayat pertama tentang Arak bersifat "himbauan" (Al Baqarah : 219)

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir,
========
Kemudian, ketika keimanan mereka sedikit tebal, maka himbauan tersebut ditingkatkan lagi menjadi "ajaran" (An Nisa : 43)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, .....
========
Tapi, setelah KEIMANAN mereka sudah teruji. Maka "ajaran" tersebut ditingkatkan lagi menjadi "ATURAN FINAL" (Al Maidah : 90)

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
========
Nah jadi kalau kita mau menghukum tentang Arak, kita tidak perlu lagi dengan Al Baqarah 219, dan An Nisa : 43, tapi cukup langsung kita berikan Al Maidah : 90 saja. SELESAI.